I GOT ACCEPTED!
I am finally here!
Setelah akhirnya stress dan sedih mikirin kuliah yang nggak selesai-selesai, akhirnya pada tanggal 24 Agustus 2020 aku resmi diterima sebagai bagian dari Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Dicurhatan aku sebelumnya, aku cerita struggle aku selama persiapan yang kemudian berujung pada penolakan. Sampe akhirnya aku stress sendiri hahaha.
Setelah perdebatan yang intens dengan keluargaku, akhirnya aku memutuskan untuk mendaftar di universitas swasta. Dulu, aku selalu idealis, selalu mikir 'Pokoknya harus PTN!'. Tapi kali ini aku mulai mencoba mengubah mindset itu. Kebetulan pilihan aku waktu itu adalah Sanata Dharma, jadi aku nggak pakai lama-lama langsung daftar online dan memilih tanggal tes. Ada sekitar jeda tiga hari sebelum hari tes dimulai, aku ngerjain latihan-latihan soal dan review ulang terus. Walaupun sebenarnya banyak temanku yang bilang kalau tesnya itu gampang, tapi belajar dari pengalamanku sebelumnya, aku nggak mau lagi ngeremehin hal-hal yang kecil dan gampang.
Karena tes diadakan secara offline, jadi aku harus berangkat pagi-pagi dari Solo ke Jogja. Singkat cerita aku ngerjain tuh tesnya. Dan memang bener apa yang diomongin sama temenku, tesnya itu gampang. Tapi saking gampangnya, jawabannya jadi tricky gitu. Setelah selesai, aku langsung pulang dan dengan perasaan harap-harap cemas, kira-kira keterima nggak ya? Iya, aku tuh kebanyakan overthinking hahaha, makanya suka jadi stress sendiri.
Menjelang hari pengunguman itu aku cari banyak distraksi, karena aku nggak mau cemas atau kepikiran soal hasilnya nanti. Mulai dari baca buku sampai nonton film. Tapi temen-temen, aku tuh juga dicekokin orang-orang toxic yang sedikit bikin aku down. Aku dibilang nggak bakalan diterima dan mendingan kuliah di Solo aja. Well, aku tahu mereka juga sambil bercanda, tapi aku tetap merasa sedikit tersinggung, tapi terus aku jadi merenungkan diri gitu. Sebenarnya, aku memang berharap keterima di Sanata Dharma, tapi juga ada bagian lain dari diri aku yang pingin stay di Solo. Malah jadi plin-plan akunya.
Sebelumnya itu, aku dan keluarga sama sekali nggak mikir kalau aku bakal kuliah diluar Solo. Dulu banget itu sudah diskusi juga kalau aku kuliahnya di Solo aja. Tapi ternyata situasi dan kondisi merubah segalanya ya kan. Malah jadi daftar diluar Solo. Ya, ada banyak pro dan kontranya sih. Tapi akhirnya aku memutuskan untuk membuang jauh pikiran plin-planku. Akhirnya, pemikiran 'Aku harus kuliah tahun ini' mematahkan kecemasan aku. Nggak tahu kenapa juga sih. H-1 pengunguman itu aku doa, aku sudah bodo amat mau nanti jurusan yang bakal keterima apa. Intinya, aku punya kerinduan besar buat kuliah tahun ini.
Akhirnya, tanggal 24 Agustus, jam 12 siang tepat aku buka laman pengunguman dan disitu ditulis aku diterima di prodi Sastra Inggris 😭. Puji Tuhan banget, aku nggak pernah merasa selega ini. Memang kedengarannya lebay, tapi memang merasa bersyukur banget kalau doaku terkabul. Di minggu itu aku benar-benar sibuk ngurusin daftar ulang dan OMB online. Lalu, minggu depannya aku sudah mulai kuliah. Aku nggak pernah expect bakal terjadi secepat itu.
It's a blessing buat aku. Selama aku struggle nyari kuliah, banyak hal yang aku jadikan pelajaran. Waktu itu berharga banget dan effort sama doa itu berperan penting dalam segala hal yang kita lakukan. Kita juga nggak bisa ngeremehin hal-hal sekecil apapun. Masalah-masalah ini yang sering aku temukan di orang-orang dan di diri aku dulu. Hasilnya beda ketika aku bisa menghargai dan overcome masalah-masalah itu.
Untuk kalian angkatan dibawah aku, jangan mengulangi kesalahanku ya. Trust me, ga worth it kalian membuang waktu yang berharga dan procrastinate. Kalau memang punya goals ya berjuang dengan sungguh-sungguh. Effort yang dikeluarin juga harus semaksimal mungkin. Jangan lupa doa juga. Doa tanpa usaha dan usaha tanpa doa hasilnya tetap akan sama, sia-sia. So, daripada nanti kalian kecewa dan sakit hati, lebih baik lakukan apa yang memang harus kamu lakukan. Ingat, perbuatan itu selalu ada konsekuensinya ya, so learn to take responsibility of your own action.
Aku juga amu remind, jangan suka gegabah ambil keputusan. Diskusikan dulu dengan keluarga kalian atau orang-orang terdekat kalian, more importantly, selalu tanya sama Tuhan dan minta tuntunannya. Buat kalian yang lagi berjuang mencapai goals kalian, keep on going dan tetap humble ketika kalian sudah berhasil nanti.

Komentar
Posting Komentar